Lantas dia kembali ke ibunya lalu berkata, “Beritahulah saya mengenai apa yang pernah dikerjakan oleh saudara perempuanku". Ibunya berkata, “Mengapa engkau ajukan pertanyaan tentang saudara perempuanmu, dia kan sudah meninggal dunia?” Dia juga memberitahukan ibunya (tentang keadaan di kuburan).
![]() |
| Ilustrasi galikubur.png |
Ibunya berkata, “Saudara perempuanmu itu sukai mengakhirkan shalat, dan tidak lakukan shalat dengan thaharah yang sempurna. Dia juga sukai mendatangi pintu-pintu beberapa tetangga waktu mereka tidur, lalu tempelkan telinganya ke pintu-pintu mereka, jadi terdengarlah pembicaraan mereka". 1
Yakni dengarkan pembicaraan agar bisa menyebarkan hasutan, dan tersebut sebab adzab kubur itu.
Imam As-Samarqandi berkata, siapapun yang inginkan selamat dari adzab kubur, jadi dia baiknya menjauhi hasutan dan dosa-dosa yang lain, agar dia lepas dari adzab kubur dan mudah baginya hadapi pertanyaan Munkar serta Nakir.
Orang yang gemari mengakhirkan shalat saja demikian keadaannya, lantas bagaimana dengan orang yg tidak menegakkan shalat? Ya Allah teguhkanlah hati kami. Kuatkanlah iman kami, supaya kami tetaplah teguh melakukan beribadah kepada-Mu ya Ilahi. Dan semuanya puja dan puji hanya kepada-Mu.
Sumber: badankesehatan99.blogspot.com


EmoticonEmoticon