Senin, 02 Oktober 2017


Iflash News - Dalam kehidupan, goodwill terhadap orang lain belum tentu menghasilkan baik atau dihargai dengan baik pula. Hal ini dialami oleh pemuda desa di daerah sekitar Bekasi. 

pria muda bernama David Dzal Aidi adalah pemuda yang tidak bersalah dan jauh dari asosiasi pemuda hari ini sering foya foya. Dia adalah seorang pria sholeh muda bahwa asosiasi sudah tahu batas-batas hukum, terutama dengan para suster.

Tapi hatinya mulai tertambat ketika ia melihat seorang gadis di seminar remaja islam ibukota Jakarta. Pada waktu itu Daud menjadi komite, sedangkan anak perempuan yang tahu namanya Fatimah menjabat sebagai Qari dan membaca Quran dengan suara yang sangat merdu dan pengucapan begitu fasih. 

David didampingi oleh temannya dan kemudian meminta nomor telepon Fatimah dengan maksud untuk membangun hubungan dan setelah periode tiga bulan berlalu, David kemudian menyatakan niat untuk melamar Fatimah. Dalam pesan singkat, katanya, 

"Fatima, saya ingin persahabatan ke rumah orang tua Anda, saya minta alamat lengkap Anda, maaf jika kurang berkenan." Setelah membaca banyak kali sehingga tidak ada yang menafsirkan, akhir pesan Fatimah dikirim ke ponsel Anda. 

"Ya, sis, silahkan saja datang ke rumah. Orang tua saya berada di bilik dan batik putih. Jika bingung, Minta orang di sana rumah Pak Ahmad Mubarak, Semoga yang tahu." Jawab Fatimah untuk dengan penuh harap. 

Setelah waktu yang telah disepakati tiba, David, bersama dengan temannya, Amir akhirnya sampai di depan rumah-rumah penduduk Fatima tua. Merasa sedikit tegang di David mencoba untuk ditenangkan oleh temannya dan mereka menyapa di pintu depan rumah yang cukup mewah. 

ayah dan ibu Fatimah sudah siap menyambut David dan mengundang keduanya untuk duduk dahulu. 

Tanpa banyak basa-basi, ayah Fathimah kemudian berkata kepada David, "Fatimah sudah banyak cerita tentang Anda dan ayah memahami bagaimana sikap Fatimah jika mereka menyukai sesuatu. Dia akan merajuk jika keinginan mereka tidak tercapai. Tapi dia juga lebih dewasa dari kakaknya, Aisha. "

" Ya Pak, sebelum berkat menerima kedatangan saya untuk tetap berhubungan dengan rumah ayah dan ibu. saya kedatangan maksud di sini adalah untuk mengkhitbah putri ayah Fatima . Bahkan kemudian, jika tidak ada telah diterapkan untuk dan saya minta maaf jika itu tidak sopan pada sikap saya. Ketika saya diterima, maka saya akan berbicara dengan orang tua saya di desa untuk melakukan khitbah resmi. "Kata David menjelaskan sepenuhnya gugup. 

Namun...


EmoticonEmoticon